Sistem Inventori Multi Gudang: Menjaga Stok Cocok di Semua Lokasi
·Diperbarui ·2 menit baca·Tim SYSTEC

Begitu perusahaan punya gudang kedua, masalah stok berubah bentuk. Bukan lagi 'berapa stok kita', melainkan 'berapa stok di mana, dan berapa yang sedang berpindah'. Sistem inventori multi gudang dibangun untuk menjawab pertanyaan itu setiap hari, bukan hanya saat opname.
Artikel ini membahas kenapa stok antar gudang sering tidak cocok, apa yang harus ada di sistemnya, dan cara opname yang tidak menghentikan operasi.
Kenapa stok antar gudang sering tidak cocok
Penyebab paling umum adalah mutasi yang hanya dicatat satu sisi. Gudang pengirim mencatat barang keluar, gudang penerima lupa mencatat masuk, dan barang itu 'menghilang' di catatan meski ada di rak. Penyebab kedua adalah stok yang hanya dihitung total: angka totalnya benar, tetapi tidak ada yang tahu barang itu ada di gudang mana.
Untuk latar belakang umum, ringkasan tentang manajemen rantai pasok di Wikipedia cukup membantu sebelum masuk ke praktiknya.

Cara sistem inventori multi gudang menjaganya cocok
Sistem yang benar memperlakukan mutasi sebagai dua kejadian: kiriman dari gudang asal, dan penerimaan di gudang tujuan. Di antara keduanya barang berstatus 'dalam perjalanan', sehingga selisih terlihat hari itu juga, bukan bulan depan. Pola ini kami pakai di sistem inventori untuk tiga gudang.
Stok per lokasi
Setiap barang punya jumlah per gudang, bahkan per rak bila perlu. Total hanyalah penjumlahan, bukan satu-satunya angka yang disimpan.
Peringatan per lokasi
Stok minimum ditetapkan per gudang, karena gudang dekat pelanggan besar butuh batas yang berbeda dari gudang pusat.
Opname yang tidak menghentikan operasi
Opname tidak harus menutup gudang seharian. Dengan sistem, penghitungan dilakukan per rak lewat ponsel, dan selisihnya langsung terlihat per barang. Rak yang sudah dihitung dikunci sementara, rak lain tetap melayani pengiriman.

Kapan multi gudang butuh sistem sendiri
Bila mutasi antar gudang terjadi setiap hari dan pelanggan dilayani dari lebih dari satu lokasi, spreadsheet hampir pasti sudah kewalahan. Layanan yang menangani ini ada di ERP custom, dan tanda-tanda umumnya kami bahas di artikel tentang spreadsheet.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah sistem inventori multi gudang butuh perangkat khusus?
Tidak harus. Ponsel dengan kamera sudah cukup untuk memindai kode barang; pemindai khusus ditambahkan bila volumenya besar.
Bagaimana dengan barang yang sama tetapi kode berbeda di tiap gudang?
Master data dirapikan lebih dulu sebelum sistem berjalan, supaya satu barang punya satu kode di semua lokasi.
Bisakah gudang pihak ketiga ikut dicatat?
Bisa, sebagai lokasi tersendiri dengan hak akses terbatas untuk mengonfirmasi penerimaan.
Kesimpulan
Sistem inventori multi gudang bekerja bila mutasi dikonfirmasi dua sisi dan stok dihitung per lokasi. Kalau selisih antar gudang sudah jadi rutinitas, hubungi kami dan ceritakan alurnya.
Ditulis oleh Tim SYSTEC
Kami membangun ERP dan sistem internal custom untuk perusahaan di Indonesia, dimulai dari memetakan proses yang sudah berjalan di lapangan.
Tentang SYSTEC →


