CRM untuk Tim Penjualan B2B: Tindak Lanjut yang Tidak Terlewat
·Diperbarui ·2 menit baca·Tim SYSTEC

Penjualan B2B jarang selesai dalam satu pertemuan. Ada penawaran, revisi, dan tindak lanjut berbulan-bulan oleh beberapa orang. Tanpa CRM untuk tim penjualan, prospek yang bernilai besar bisa terlewat hanya karena janji tindak lanjutnya tercatat di buku yang tertinggal.
Artikel ini membahas apa yang harus ada di CRM supaya dipakai tim penjualan, bukan hanya diisi karena diwajibkan manajemen.
Kenapa CRM sering hanya jadi laporan
Banyak CRM diisi di akhir minggu untuk memenuhi laporan, lalu tidak pernah dibuka lagi. Datanya ada, tetapi tidak membantu siapa pun menjual. CRM yang dipakai adalah CRM yang membantu sales tahu siapa yang harus dihubungi hari ini.
Untuk latar belakang umum, ringkasan tentang manajemen hubungan pelanggan di Wikipedia cukup membantu sebelum masuk ke praktiknya.

Yang harus ada di CRM untuk tim penjualan
Pipeline yang jujur, tempat setiap prospek ada di satu tahap dan yang lama tidak bergerak terlihat sendiri. Tindak lanjut bertenggat yang muncul di layar depan. Penawaran yang dibuat dari CRM, sehingga nilainya tercatat tanpa diketik ulang. Bentuknya bisa dilihat di CRM dan pipeline penjualan dealer alat berat.
Komisi dari kesepakatan nyata
Komisi dihitung dari kesepakatan yang tercatat dan pembayaran yang masuk, bukan dari laporan yang diketik sendiri. Ini membuat sales punya alasan kuat mengisi CRM dengan benar.
Riwayat pelanggan sebelum kunjungan
Sebelum bertemu, sales membaca penawaran terakhir, keluhan yang belum selesai, dan siapa yang terakhir dihubungi.
CRM yang terhubung ke pesanan
CRM paling berguna bila kesepakatannya langsung menjadi pesanan di sistem, tanpa diketik ulang admin. Untuk distributor, pasangannya adalah portal pemesanan B2B. Layanannya ada di CRM dan otomatisasi penjualan.

Mulai dari tindak lanjut, bukan dari laporan
Kalau CRM dimulai dari kebutuhan laporan manajemen, sales akan mengisinya seadanya. Mulailah dari daftar tindak lanjut hari ini; laporan pipeline akan terbentuk sendiri dari data yang diisi karena berguna.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah CRM untuk tim penjualan bisa dipakai dari ponsel?
Harus. Sebagian besar isian dilakukan setelah kunjungan, dari ponsel, dalam beberapa sentuhan.
Bagaimana kalau sales pindah perusahaan?
Prospek dan riwayatnya tetap milik perusahaan di CRM, bukan di buku catatan pribadi.
Bisakah CRM dihubungkan ke WhatsApp?
Pesan yang dikirim lewat tautan WhatsApp bisa dicatat sebagai aktivitas; isi percakapannya sendiri tetap di WhatsApp.
Kesimpulan
CRM untuk tim penjualan berhasil bila membantu sales menutup penjualan hari ini. Kalau prospek bernilai besar pernah terlewat karena tindak lanjut yang lupa, mari bicarakan alur penjualannya.
Ditulis oleh Tim SYSTEC
Kami membangun ERP dan sistem internal custom untuk perusahaan di Indonesia, dimulai dari memetakan proses yang sudah berjalan di lapangan.
Tentang SYSTEC →


